THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 07 Mei 2010

Air Terjun Niagara


Niagara adalah air terjun besar di sungai Niagara yang berada di garis perbatasan internasional antara negara bagian Amerika Serikat New York dengan provinsi Kanada Ontario. Air terjun ini berjarak sekitar 17 mil (27 km) sebelah utara barat laut dari Buffalo, New York dan 75 mil (120 km) tenggara Toronto, Ontario. Tahukah anda bahwa pada 29-30 Maret 1848 air terjun Niagara sama sekali berhenti karena aliran sungainya membeku?
Niagara adalah nama kelompok dari tiga air terjun. Ketiga air terjun tersebut adalah air terjun Horseshoe (terkadang disebut sebagai air terjun Kanada), air terjun Amerika, dan yang lebih kecil yakni air terjun Bridal Veil yang dipisahkan oleh sebuah pulau Luna Island dari air terjun utama.
Meski tidak terlalu tinggi, Niagara merupakan air terjun yang sangat lebar dan terpopuler di dunia. Lebih dari 6 juta kaki kubik (168.000 m3) air per menit dijatuhkan dan ini merupakan air terjun yang paling kuat di Amerika Utara.

Selasa, 20 April 2010

Anggrek Bulan


Anggrek Bulan


Anggrek Bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar-akarnya berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa berdaging. Bunganya memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm lebih.

Siapapun pasti terpikat melihat keindahan yang tergantung pada tangkai-tangkai bunga yang keluar dari tanaman anggrek yang sehat. Penampilannya memang wah dan phalaenopsis si anggrek bulan agaknya semakin populer saja di kalangan pehobi anggrek dewasa ini. Namun ada anggapan bahwa genus anggrek ini cukup sulit dipelihara apalagi untuk membuatnya berbunga.


Anggrek bulan bukan saja punya warna bunga yang putih bersih, tetapi juga memiliki untaian yang tersusun sempurna dan proporsional. Plus warna bibir bunga kuning menyala. Dari segi ukuran, anggrek ini tergolong di atas rata-rata. Berkat semua keunggulan dan kecantikan tadi, tak mengherankan jika pemerintah Indonesia menobatkan anggrek bulan sebagai ”Puspa Pesona”.

Termasuk tanaman Anggrek bulan hybridanggrek yang mudah dirawat dan rajin berbunga. Anggrek bulan termasuk golongan anggrek monopodial. Anggrek yang tumbuh keatas dari satu batang. Bunga dari anggrek bulan tumbuh dari sisi batang dari arah bawah. Dengan perawatan yang sesuai bunga anggrek bulan sangat tahan dan tidak cepat layu. Bahkan batang bunga yang sudah rontok bunganya, dapat tumbuh cabang bunga baru.

Keberadaan anggrek bulan di Indonesia menyebar di hutan tropis Indonesia. Sebagai tanaman hias indoor, anggrek bulan sangat menawan. Sehingga tidak bisa dipungkiri, penggemarnya meluas. Di Taiwan anggrek bulan hybrid sudah diusahakan sekala industri. Dengan tehnik meryclone. Dan produksinya diekspor keseluruh negara, termasuk indonesia. Di Indonesia sendiri nursery anggrek bulan sudah cukup banyak, terutama di Jawa.

Senin, 19 April 2010

Sabtu Kelabu Jogja


Sabtu Kelabu di Yogyakarta

Yogyakarta di hari Sabtu pagi, 27 Mei 2006, baru saja memulai kehidupannya. Ketika jarum jam menunjukkan 05.54, bumi tiba-tiba menggeliat keras, menghentak, menghantam apa saja yang tersangga, melemparkannya, dan meluluhlantakkannya. Tanah dan segala yang ada di atasnya berayun-ayun keras bagai dihempas gelombang raksasa. Gempa tektonik berkekuatan 5,9 SR tak ayal mengubah wajah Yogyakarta dalam sekejap. Dari kota yang biasa disibukkan dengan kegiatan pendidikan berubah menjadi kota yang suram penuh jerit dan ratap tangis.
Tanah merekah dan menutup kembali, mencabut pepohonan, dan meratakan segalanya. Kehidupan tiba-tiba membeku, bahkan burungpun tiada lagi bersuara. Gempa tanpa ampun juga merobohkan bangunan-bangunan megah, super mall, gedung sekolah, pasar tradisional, rumah kampung, hotel, Candi Prambanan, juga Kraton dan seluruh desanya.
Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, dan Yogya bagian selatan adalah daerah yang mengalami penderitaan paling parah. Sekitar 6000 orang meninggal dunia, dan lebih dari 30.000 orang luka berat dan ringan. Gempa juga menyebabkan ratusan ribu warga Yogyakarta sempat kehilangan tempat tinggal dan ruang sosial. Ketakutan tak hilang dalam sekejap, karena gempa-gempa susulan masih terus berlangsung,.
Apakah gerangan yang akan disampaikan Tuhan? Begitu mungkin desa warga Yogyakarta kini berada di titik nadir. Hidup jelas harus dihadapi, betapapun kecil keniscayaan yang terjanjikan. Diperlukan ketegaran dan kemauan untuk tetap melangkah, dengan segenggam harapan.

Komodo


Komodo


Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.
Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.

Anoa


Anoa


Anoa adalah hewan khas Sulawesi. Ada dua spesies anoa yaitu: Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa Dataran Rendah (Bubalus depressicornis). Keduanya tinggal dalam hutan yang tidak dijamah manusia. Penampilan mereka mirip dengan rusa dan memiliki berat 150-300 kg. Anak anoa akan dilahirkan sekali setahun.
Kedua spesies tersebut dapat ditemukan di Sulawesi, Indonesia. Sejak tahun 1960-an berada dalam status terancam punah. Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 5000 ekor yang masih bertahan hidup. Anoa sering diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya dan dagingnya.
Anoa Pegunungan juga dikenal dengan nama Mountain Anoa, Anoa de Montana, Anoa de Quarle, Anoa des Montagnes, dan Quarle's Anoa. Sedangkan Anoa Dataran Rendah juga dikenal dengan nama Lowland Anoa, Anoa de Ilanura, atau Anoa des Plaines.

Avokad



Avokad





Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl"). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.
Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.
Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.
Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Cendrawasih



Cendrawasih





Cendrawasih Merah (Paradisaea rubra) adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33cm, dari marga Paradisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, dan berparuh kuning. Burung jantan dewasa berukuran sekitar 72cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya, bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan.

Endemik Indonesia, Cendrawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Irian Jaya Barat.
Cendrawasih Merah adalah poligami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cendrawasih Merah terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Jalak Bali



Jalak Bali





Jalak bali (Leucopsar rothschildi) adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25cm, dari suku Sturnidae. Jalak bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Bagian pipi yang tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan.

Endemik Indonesia, Jalak bali hanya ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali.

Jalak bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.
Karena penampilannya yang indah dan elok, jalak bali menjadi salah satu burung yang paling diminati oleh para kolektor dan pemelihara burung. Penangkapan liar, hilangnya habitat hutan, serta daerah burung ini ditemukan sangat terbatas menyebabkan populasi burung ini cepat menyusut dan terancam punah dalam waktu singkat. Untuk mencegah hal ini sampai terjadi, sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia menjalankan program penangkaran jalak bali.

Rafflesia


Rafflesia


Padma raksasa (Rafflesia arnoldii) merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.

Bunga merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

Jogja


JOGJA


Jogja adalah kota yang terkenal akan sejarah dan warisan budayanya. Selain warisan budaya, Jogja juga memiliki panorama alam yang indah. Hamparan sawah nan hijau menyelimuti daerah pinggiran dengan Gunung Merapi tampak sebagai latar belakangnya. Pantai-pantai yang masih alami dengan mudah ditemukan di sebelah selatan Jogja.Masyarakat di sini hidup dalam damai dan memiliki keramahan yang khas. Cobalah untuk mengelilingi kota dengan sepeda, becak, ataupun andong. Anda akan menemukan senyum yang tulus dan sapaan yang hangat di setiap sudut kota. Tanpa anda sadari, tiba-tiba anda akan merasa seperti sedang berada di rumah sendiri.Atmosfir seni begitu terasa di Jogja. Malioboro, yang merupakan urat nadi Jogja, dibanjiri barang kerajinan dari segenap penjuru. Musisi jalanan pun selalu siap menghibur pengunjung warung-warung lesehan.Banyak orang yang pernah berkunjung ke Jogja mengatakan bahwa kota ini selalu bikin kangen.

Sahabat Sejati


Sahabat Sejati


Tak pernah terlambat rasanya
Pertemuan kita di kala senja
Membuat kita tetap setia
Pertemanan kita masih terjaga
Kesetiaanmu telah teruji
Kau ada saat kumerasa sepi
Dalam dukaku kau tetap menemani
Kebersamaan kita sampai nanti
Meski sekarang kau di pulau seberang
Kau tetap indah terkenang
Teknologi juga makin berkembang
Kebersamaan masih bisa terulangIndahnya persahabatan kita
Masih sanggup kita jaga
Jarak memisahkanpun tak apaKau tetap sahabat setia

Malam


Malam di Tepian Pantai


Malam yang sunyi

Gemuruh ombak berkejaran

Seakan mengucap selamat jalan

Perahu nelayanAngin sepoi berhembus

Membelai dedaunan

Di antara gundukan pasir

Kerlip bintang bertaburan

Mendampingi sang bulan yang bersinar

Menerangi kegelapan malam

mawar


MAWAR ( ROSE )
Bunga mawar merupakan tanaman semak dari jenis Rosa. Nama Rose/Mawar juga diambil dari sana. Bunga ini terdiri dari 100 spesies yang banyak tumbuh di daerah sejuk. Umumnya mawar memiliki duri dan tumbuh memanjat, tingginya dapat mencapai 2-5 m. Mawar memiliki batang berduri yang berbentuk seperti pengait. Fungsinya sebagai pegangan ketika memanjat atau merambat tumbuhan lain. Ada juga beberapa spesies mawar mempunyai duri yang lurus dan tajam seperti jarum, tetapi ada juga duri yang lunak dan tidak tajam.
Mawar berasal dari dataran Cina, Timur Tengah, dan Eropa Timur. Tetapi dalam Perkembangannya menyebar luas di daerah-daerah beriklim subtropis dan tropis.
Beberapa spesies bunga mawar dapat menghasilkan buah Rose Hips. Rose Hips adalah buah agregat yang dihasilkan oleh bunga. Biasanya berkembang dari bunga yang memiliki banyak putik. Buah rose hips ini merupakan sumber vitamin C alami.
Burung Finch adalah salah satu jenis burung yang memakan biji-biji mawar . Secara tidak langsung mereka membantu penyebaran biji-biji mawar bersama kotoran yang mereka keluarkan.

ikanbadut



IKAN BADUT
Ikan Badut adalah ikan dari anak Suku Amphiprioninae dalam Suku Pomacentridae. Di alam bebas, mereka bersimbiosis dengan anemon laut.
Secara umum ikan badut berukuran kecil. Maksimal mereka dapat mencapai ukuran 10-15 cm. Berwarna cerah, bertubuh kecil, dan dilengkapi dengan mulut yang kecil. Sisiknya relatif besar dengan sirip dorsal yang unik. Pola warna ikan ini sering dijadikan dalam proses identifikasi mereka, di samping bentuk gigi, kepala, dan bentuk tubuh. Sebagai contoh, A Clarkii merupakan spesies yang mempunyai penyebaran paling luas, sehingga spesies ini mempunyai variasi warna yang paling banyak ( tergantung pada tempat ditemukan ) dibanding dengan spesies ikan badut lainnya.
Ikan Badut diketahui merupakan ikan yang mempunyai daerah penyebaran relatif luas, terutama di daerah seputar Indo-Pasifik. Satu jenis yaitu, A Bicinctus diketahui merupakan endemik Laut Merah. Mereka umumnya dijumpai pada laguna-laguna berbatu di sekitar terumbu karang dari delapan spesies. Di alam, Ikan Badut mengkonsumsi zooplankton, udang-udangan, dan algae yang dijumpai di habitat mereka.

parangtritis


Parangtritis, adalah pantai terkenal di Yogyakarta.
Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai terkenal yang mesti dikunjungi, bukan karena merupakan pantai terpopuler di Yogyakarta, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan beragam objek wisata lainnya, seperti Kraton Yogya, Pantai Parangkusumo, dan kawasan Merapi. Pantai yang terletak 27 km dari pusat Kota Yogyakarta ini juga merupakan kekuasaan Ratu Kidul.
Penamaan Parangtritis memiliki kesejahteraan tersendiri. Seseorang bernama Dipokusumo yang merupakan pelarian dari Kerajaan Majapahit datang ke daerah ini bertahun-tahun lalu untuk melakukan semedi. Ketika melihat tetesan-tetesan air yang mengalir dari celah batu karang, iapun menamai daerah ini menjadi Parangtritis, dari kata Parang (=batu) dan Tumaritis (=tetesan-tetesan air). Pantai yang terletak di daerrah itupun akhirnya dinamai serupa.
Usai menikmati pemandangan Parangtritis dari tepian pantai, Anda bisa menuju ke arah Gua Lengse. Di jalan tanah menuju Gua Lengse, Anda bisa melihat ke arah barat dan menyaksikan keindahan Pantai Parangtritis. Gulungan ombak besar yang menuju tepian pantai akan terlihat berwarana perak karena sinar matahari dan akan berwarna menyerupai emas bila sinar matahari memerah atau menjelang senja.